27.11.04

Parfum in the Bottle


Parfum in the Bottle

Meskipun Rezim baru kita baru berumur 100 hari-an, segalanya sudah berjalan cukup baik, terbukti Program kerjanya sudah banyak terlaksana dan keeratan hubungan dengat "partner of business" cukup dekat dan baik, "take and give" bisa dilihat dari banyaknya acara yang dibuat secara bersama; buka puasa bersama, lebaran bersama sampai karaokean bersama.
"Mudah mudahan Kemesraan ini janganlah cepat berlalu" kata Joko Rabat (JR).
"Biarlah Bulan Bicara sendiri dan Bintang akan jadi sepi" kata Maman Kenitra (MK).
"paling tidak bisa mengurangi beban makan malam bersama REDAL di Restauran Cina" kata JR.
"Maksudmu semeja 1,500?" tanya MK.
"Bukan, selesai baca ini jangan lupa jangan ketinggalan shalat Subuh" kata JK.
"Ooo, ee Gelang sipatu Gelang, ee Gelang silama-lama, ee pulang marilah pulang, ee jaka Sembung melayap kemana mana" kata MK.

***

TETAPI Presiden kita membawa VCD Karaoke sendiri untuk bernyanyi, para anggota Parlemen asyik berpoco poco sampai pagi, Kabinet Gotong Royong bergotong Royong menertibkan Rakyat sendiri.
"iya, bukannya Rhoma Irama dicari-cari sampai ke Kebun" kata MK.
"Ebiet G Ade juga ngumpet di Toilet kok" kata JK,
"mending, Arman Gigi, Kaka Slank dan Duta So7 digabung jadi Trio Kwekwek" kata MK.
"Alhamdulilah.. Haddad Alwy hadir juga malam itu untuk mewakili kita semua" kata JR.
"maksudmu?" tanya MK.
"Parfum in the Bottle itu kan bukan lagunya Haddad Alwy" kata JR.
"injit injit semut juga bukan lagunya Evie Tamala kok" kata MK;
"di injit injit meledak, dipijit baru semerbak" kata JR.
"Pantes Jaka Sembung menjadi rajin latihan Karaoke Sekarang" kata MK.
"mudah mudahan tiga dari lima kejuaraan Karaoke bisa disabet teman teman" kata JR.

***

21.11.04

PERMABA


( Persatuan Real Madrid Barcelona)

Meskipun diketinggian 3493 m Gunung Oukaimden suhu udara bisa mencapai -5° dengan ketebalan salju hampir satu lutut,suasana tour PPi yang berada di puncak gunung itu seperti berada ditengah Sahara barat dengan hembusan angin kemarau 45°,
"bahkan ada yang sampai menanggalkan baju disana" kata Joko Rabat (JR)
"itu, sepanjang jalan berteriak-teriak menyanyikan kecewanya Sheila on 7 bentuk dari kepanasan juga?" tanya Maman Kenitra (MK)
"lho,bukannya do'a keberangkatannya -allahuma jadikanlah perjalanan ini yang mendapatkan rahmatnya- kata JR.
"iya.. SK ketua PPI-kan hanya dilarang Meroko dan duduk berduaan doang, tidak ada dilarang menyanyi." tambah MK.
"maksud mu?" tanya JR.
"Jaka sembung telah naik kegunung namun jaka sembung (sedikit) ketakutan turun dari gunung" kata MK."apaaaa???" kata JR
***

Tetapi Kekalahan Real Madrid dari Barcelona malam itu seolah terlupakan begitu saja, padahal sebelumnya dua kubu Fans beratnya sudah taruhan Kotlet kambing bagi yang menang.
"bukannya untuk sekedar menghangatkan suasana persaingan dua Fans itu" kata (JR)
"justru dalam posisi terjepit dari kekalahan dua kubu Fans bermusuhan pun akan bersatu" kata MK.
"o... politik defiden de emperanya belanda dulu"kata JR.
"apa? Rapat koordinasi PERMABA -Persatuan Real Madrid Barcelona- hanya memisahkan mana yang goib dan yang tidak" kata MK.
"maksudmu?" tanya JR.
"AD/ART itu kan hanya 7 Bab,nah.. Bab 2 itu Persatuan indonesia," kata MK.
"apaaaa?" kata JK.
"Jaka Sembung naik gunung turun gunung masih belum nyambung" kata MK.
***

31.10.04

Belajar dari kegagalan

Belajar dari kegagalan
kegagalan bukanlah sebuah akhir, namun kalau disikapi dengan kedewasaan dan kesabaran justru menjadi awal dari sebuah keberhasilan, setidaknya begitulah hikmah yang didapati Ryan ketika mendapatkan nilai ujiannya yang jeblok dan harus mengulang, Ryan tidak terpuruk dalam kegagalan, dengan mengikuti nasihat pak dosen yang selalu menekankan "baca,baca dan baca" menjadikannya awal dari perkenalannya dengan sang"kutu buku" Laras yang menghabiskan hari-harinya membaca di perpus, keinginan belajar bersama pun ia tempuh, yang akhirnya Ryan pun ikut terbawa kedunia laras yang penuh dengan belajar.

Begitulah film ini memulai ceritanya,awal yang telah tertebak akhirnya "happy ending",dengan konsep editing yang continuity menjadikannya film yang beralur sangat membosankan penonton plus nihil akan tanda tanya, walaupun demikian penonton masih bisa hanyut kedalam suasana romantik yang menjadi andalan film ini.

Seperti film-film Indonesia abad 21 lainnya, "untukmu" juga mengusung tema cinta,duka dan problematika remaja ditengah aktifitas belajar, walau dalam penyampaiannya hanya mewakili kehidupan minoritas mahasiswa kita, sedikit berlebihan, gelamour dan terkesan sangat ekslusif apalagi ditengah kenyataan carut marutnya sistem pendidikan dan ekonomi di negara kita, ironis? semaju itukah indonesia? atau, kita hanya mampu menjawab "itu hanya ada di film saja".

Padahal, kalau dari dulu indonesia mau belajar dari kegagalan, sudah tentu mahasiswa bermobil mewah, keharmonisan hubungan dosen-mahasiswa, masyarakat yang peduli kepada Anak Asuh dan sikap jiwa-jiwa yang cepat memohon maaf dan memaafkan itu tidak hanya ada di cerita film saja, apalagi hanya pemarak bisnis dunia hiburan kita sehari-hari.

Semoga bapak mentri yang baru dilantik mampu melihat kenyataan ini, paling tidak kalau pun mentok, untuk bapak SBY bisa menghubungi nomer HPini: 08129279939 lho.. untuk apa? ya... siapa tahu Laras bisa membantu mencarikan reperensi penyelesaian masalahnya, seperti yang dialami Ryan, karena Laras selain mampu membantu, juga siap datang dengan senyum setulus hati "untukmu..." eh, "untukmu bapak SBY aku datang dilantik".
resensi film untukmu untuk mading info kita